Minggu, 27 Desember 2015

Civil Society



Berbicara mengenai Civil Society maka tidak ada defenisi yang tunggal mengenai Civil Society. Di Indonesia Civil Society diidentikan dengan Masyarakat Madani, akan tetapi tidak semua masyarakat adalah masyarakat madani (civil society). Tidak ada konsensus yang pasti mengenai masyarakat madani. Masyarkat madani merujuk pada tatanan masyarakat yang harmonis, tertib, sejahtera seperti zaman nabi Muhammad SAW. Akan tetapi konsep ini terlalu utopis karena sulit untuk mengidamkan masyarakat seperti masa Rasulullash SAW.
Civil Society berasalah dari kata “societis civilis” yang berarti sebuah arena atau forum dimana masyarakat yang memiliki pemahaman dan keingingan yang sama bisa berasosiasi, berkumpul untuk mencapai kepentingan-kepentingan tertentu. Civil Society mengusung kepentingan public dan hanya fokus bergerak pada satu aspek tertentu. Contoh: LSM, Pecinta lngkungan, WALHI, NGO, komunitas, media dll. Civil Society berwujud pada asosiasi, organisasi yang memiliki kepentingan yang disuarakan kepada pemerintah, seperti people power di Tunisia. Dalam mengakomidir kepentingan Civil Society bisa melakukannya pada public yang terbagi menjadi dua yakni public space dan public sphere. Publik space adalah ruang public secara fisik sementara Public spehere adalah ruang publik yang mengkritik pemerintah.

 Civil Society sebagai sektor ketiga 
             Negara dibentuk untuk memberikan kesejahteraan rakyat atau menjamin hak-hak rakya serta memberikan ruang  bagi rakyat. Namun jika ada penyalahgunaan kekuasaan yang condong pada pengejaran power maka negara menjalankan perannya dengan baik. Disisi lain market biasanya menghalalkan segala cara untuk mengeksploitasi sumber daya. Jika negara dan pasar telah melakukan kongkalikong maka civil Society akan menjadi titik kompromi yang mengkritik state dan market. Civil Society bergerak karena ada dukungan moral, tidak ingin dikontrol oleh negara. Selain itu membantu memberikan usulan kepada pemerintah terhadap suatu kebijakan, contoh: petisi online dan organisasi.
 
Hubungan Civil Society-Demokrasi
Civil Society dilahirkan oleh demokrasi dan begitu sebaliknya bahwa Civil Society melahirkan adanya demokrasi. Demokrasi menyediakan arena atau instrument agar rakyat bisa mengasosiasikan dirinya dan kelompok- kelompok tertentu dan mengriktik pemerintah. semakin kuat demokrasi maka gerakan civil society semakain membaik.

Demokrasi -) Civil Society -) Gov Performance
 
Gov Performance -) Civil SOciety -) Demokrasi

Ketika sebuah oemerintahan dictator maka rakyat menjadi korban atau rakyat akan dikekang sehingga rakyat menjadi jenuh dan bangkit melawan dan bergerak menjadi gerakan massa.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar